Fri. Dec 9th, 2022

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Seperti jenis tabungan yang digunakan, produk investasi yang dipilih, maupun asuransi pendidikan yang tepat. Sayangnya, masih banyak orangtua yang mengabaikan hal ini. Tak heran jika ini menjadi kesalahan fatal dalam mempersiapkan dana pendidikan anak.

Pasalnya, dana pendidikan anak merupakan salah satu aset yang harus dipersiapkan dengan matang. Selain jumlahnya yang besar, pilihan alokasi dana pendidikan anak juga bisa mempengaruhi dana masa depan anak untuk jenjang pendidikannya.

Lantas, apa saja kesalahan fatal dalam mempersiapkan dana pendidikan anak?

Kesalahan Saat Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Biasanya, orangtua tidak meriset terlebih dahulu biaya sekolah anak yang akan dipilih. Sehingga, dana pendidikan anak yang telah disiapkan juga masih belum mencukupi biaya sekolah tersebut.

Sebagian besar orangtua juga sering mengabaikan rencana keuangan saat menyiapkan dana pendidikan anak. Hal ini tentu akan sangat beresiko saat mempersiapkan dana pendidikan anak dalam kurung waktu yang panjang.

Hal yang paling fatal adalah tidak memilih investasi yang tepat. Banyak orangtua yang kurang detail dalam memilih produk investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Selain itu, mereka juga tidak mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini.

Untuk ulasan lebih lengkapnya, berikut ini adalah 5 kesalahan saat persiapkan dana pendidikan anak:

Tidak Meriset Biaya Sekolah Anak

Sebelum mempersiapkan dana pendidikan anak, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu berapa biaya sekolah anak yang diperlukan nantinya. Caranya, pilih sekolah yang kamu inginkan, kemudian lihat detail harga saat ini.

Selanjutnya, kamu bisa menghitung biaya sekolah anak tersebut dengan kenaikan 10% – 15% setiap tahunnya. Untuk mempermudah, kamu bisa menghitungnya dengan berbagai kalkulator finansial online gratis untuk menghitung besaran biaya pendidikan anak tersebut. 

Jika tidak meriset biaya sekolah anak di awal, ini bisa menjadi kesalahan fatal dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Mungkin saja dana pendidikan yang telah kamu siapkan tidak sesuai dengan kenaikan biaya pendidikan setiap tahunnya. Sehingga, kamu akan kecewa saat mengetahui dana perkiraanmu tidak sesuai dengan yang seharusnya.

Tidak Membuat Rencana Keuangan

Perencanaan keuangan sangat penting dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Untuk mempersiapkannya, kamu harus menghitung berapa pendapatan dan pengeluaran setiap bulan. Dengan demikian, kamu dapat menyesuaikan berapa uang yang harus disisihkan untuk persiapan dana pendidikan anak.

Selanjutnya, kamu mulai menghitung tenor atau jangka waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak tersebut. Pastikan perencanaan keuanganmu tersebut sesuai dengan kondisi finansialmu di masa depan. Selain itu, jangan lupa juga siapkan dana darurat untuk menghindari hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.

Tidak Mempersiapkan Dana Sejak Dini

Berbicara tentang waktu yang paling tepat untuk menyiapkan dana pendidikan anak, tentunya harus dilakukan sedini mungkin. Semakin cepat kamu mempersiapkannya, maka semakin cepat juga kamu bisa mencapai tujuan tersebut.

Jika kamu memutuskan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dalam jangka waktu dekat, maka kamu harus menyisihkan dana yang lebih besar setiap bulannya. Tentunya hal ini akan lebih mempersulitmu bukan? Karenanya, mulailah untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini.

Tidak Memilih Investasi yang Tepat

Investasi merupakan alternatif yang banyak dipilih orangtua sebagai salah satu cara mempersiapkan dana pendidikan anak. Tapi sayangnya, tak sedikit orangtua yang salah memilih produk investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak.

Sebagian orangtua bahkan melakukan investasi jangka pendek yang bersifat fluktuatif. Sehingga, saat dana tersebut sudah dibutuhkan nilainya bukan bertambah, melainkan berkurang.

Tidak Menggunakan Poteksi Asuransi

Saat ini berbagai produk asuransi telah membantu banyak masyarakat dalam segala bidang, begitupun dengan asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan dianggap sebagai pilihan paling tepat untuk mempersiapkan dana pendidikan anak di masa depan.

Selain kamu bisa memilih premi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu, pihak asuransi juga akan mengelola dana tersebut dengan baik. Sehingga kamu tak perlu khawatir salah memilih produk investasi.

Bagaimana, menarik bukan? Jika kamu sudah mempertimbangkan untuk menggunakan asuransi pendidikan anak, sebaiknya segera carilah produk asuransi yang tepat untukmu. Seperti halnya Asuransi Beasiswa Ciputra yang ditawarkan oleh Ciputra Life.

Apa Itu Asuransi Beasiswa Ciputra?

Asuransi Beasiswa Ciputra, merupakan salah satu produk unggulan dari Ciputra Life untuk menjawab kebutuhan keluarga Indonesia akan pentingnya mempersiapkan dana pendidikan anak.

Asuransi ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak. Cukup 5 tahun bayar premi, dana pendidikan akan cair sebanyak 5x pada waktu yang telah ditentukan:

  • Tahun Polis ke 1 – 5: Orang tua bayar premi.
  • Tahun Polis ke 6: Cair sebesar 10% dari total beasiswa yang dipilih.
  • Tahun Polis ke 9: Cair sebesar 15% dari total beasiswa yang dipilih.
  • Tahun Polis ke 12: Cair sebesar 20% dari total beasiswa yang dipilih.
  • Tahun Polis ke 15: Cair sebesar 25% dari total beasiswa yang dipilih.
  • Tahun Polis ke 18: Cair sebesar 30% dari total beasiswa yang dipilih.

Keuntungan Asuransi Beasiswa Ciputra

Tak hanya itu saja, ada banyak keuntungan dari asuransi beasiswa Ciputra yang bisa kamu dapatkan, di antaranya:

  • Kamu dapat memilih sendiri besaran beasiswa sekolah atau dana pendidikan yang dibutuhkan anak hingga perguruan tinggi.
  • Masa bayar premi yang cukup singkat, hanya 5 tahun saja dengan nilai premi tetap.
  • Waktu pencairan dana terencana dan dibagi dalam 5 tahap.
  • Jika tertanggung (orang tua yang membayar premi) dalam masa pertanggungan dan sudah melewati masa tunggu mengalami resiko meninggal dunia karena sakit atau penyakit kritis, maka anak akan mendapatkan santunan duka sebesar 25% dari total nilai beasiswa sekolah yang dipilih di awal.
  • Jika tertanggung (orang tua yang membayar premi) dalam masa pembayaran premi dan sudah melewati masa tunggu mengalami resiko meninggal dunia karena sakit atau penyakit kritis, maka anak akan mendapatkan santunan duka sebesar 25% dari total nilai beasiswa sekolah yang dipilih di awal.
  • Apabila memilih pembayaran premi secara tahunan akan mendapatkan diskon premi.

Dengan menggunakan Asuransi Beasiswa Ciputra, kamu tak perlu menyisihkan anggaran untuk pendidikan anak dalam jangka waktu yang panjang. Cukup 5 tahun bayar premi, kamu sudah bisa mendapatkan jaminan dana pendidikan anak hingga perguruan tinggi.  Kunjungi website asuransibeasiswa.ciputralife.com untuk informasi selengkapnya tentang produk asuransi beasiswa Ciputra.